Equitywrold Futures | Wall Street Pangkas Kenaikan, Konflik AS-Iran Kembali Menekan Sentimen Pasar

Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) menutup perdagangan dengan pergerakan yang cenderung melemah setelah sempat mencatat penguatan intraday. Sentimen investor tertekan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kenaikan harga minyak serta memperbesar ketidakpastian di pasar keuangan global. [money.kompas.com], [brief.id]
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 307,16 poin atau sekitar 0,59% ke level 51.839,26. Sementara itu, S&P 500 terkoreksi 0,19% menjadi 7.443,28 dan Nasdaq Composite melemah 0,05% ke posisi 25.508,07. Tekanan terbesar datang dari meningkatnya kekhawatiran investor terhadap dampak konflik Timur Tengah terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi global. [money.kompas.com], [metrotvnews.com]
Pasar sempat mendapatkan dorongan positif setelah muncul sinyal diplomatik dari Iran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa jalur negosiasi masih terbuka dan komunikasi melalui pihak perantara tetap berlangsung. Pernyataan tersebut sempat meredakan kekhawatiran investor dan membantu indeks-indeks saham memangkas tekanan. [money.kompas.com], [brief.id]
Namun optimisme itu tidak bertahan lama. Harga minyak kembali menguat setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan peringatan keras kepada Iran terkait tewasnya personel militer Amerika. Kenaikan harga energi memunculkan kekhawatiran bahwa tekanan inflasi dapat meningkat kembali, sehingga mempersempit ruang bagi Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. [money.kompas.com], [rmol.id]
Di pasar komoditas, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 0,9% menjadi US$83,23 per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent menguat 1,3% ke level US$89,22 per barel. Lonjakan harga minyak terjadi di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan energi akibat memanasnya situasi di Timur Tengah. [money.kompas.com], [metrotvnews.com]
Analis pasar menilai investor masih berharap konflik tidak berkembang menjadi eskalasi militer yang lebih luas. Menurut mereka, selama ketegangan dapat diarahkan menuju penyelesaian diplomatik, dampak negatif terhadap pasar keuangan berpotensi tetap terbatas. Namun, volatilitas diperkirakan masih akan tinggi karena pelaku pasar terus memantau perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter AS. [money.kompas.com], [brief.id]
Di tengah tekanan pasar secara keseluruhan, sejumlah saham sektor teknologi dan semikonduktor menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Saham Micron Technology, AMD, dan beberapa emiten chip lainnya berhasil mencatat kenaikan, memberikan dukungan bagi Nasdaq agar tidak mengalami pelemahan yang lebih dalam. [money.kompas.com], [internasio...ntan.co.id]
Secara keseluruhan, pergerakan Wall Street saat ini masih dipengaruhi kombinasi faktor geopolitik, pergerakan harga energi, dan ekspektasi kebijakan suku bunga. Selama konflik AS-Iran belum menunjukkan penyelesaian yang jelas, investor diperkirakan akan tetap bersikap hati-hati dan cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. [metrotvnews.com], [rmol.id]
Sumber: Newsmaker.id














Comments