Harga Minyak Turun, Pasar Cerna Keputusan OPEC+ Lanjutkan Peningkatan Pasokan
- equityworldf
- Sep 2, 2021
- 1 min read

Equityworld - Harga minyak turun pada Kamis (02/09) pagi di Asia. Investor mencerna keputusan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+) untuk melanjutkan peningkatan pasokan.
Harga minyak Brent turun 0,34% di $71,35 per barel pukul 11.07 WIB menurut data Investing.com dan harga minyak WTI terus turun 0,45% di $68,28 per barel.
OPEC+ setuju untuk terus menambahkan 400.000 barel per hari (bph) setiap bulannya ke pasar pada pertemuan hari Rabu. Kelompok ini juga menaikkan perkiraan permintaannya untuk tahun 2022 dan terus menghadapi tekanan dari AS untuk mempercepat peningkatan produksi.
Ini terjadi ketika jumlah kasus COVID-19 terus meningkat secara global, dengan beberapa investor menyatakan keraguan atas perkiraan permintaan bahan bakar tersebut.
"Apa yang tidak begitu pasti ... adalah apakah permintaan akan dapat tumbuh secepat prediksi OPEC+ dan pasar, mengingat risiko lockdown baru untuk melawan penyebaran varian Delta COVID-19 yang belum terselesaikan," Kepala Pasar Minyak Rystad Energy Bjornar Tonhaugen mengatakan dalam catatan.
Di AS, banyak kegiatan penyulingan tetap berhenti operasi setelah Badai Ida menerjang daerah Pantai Teluk awal pekan ini, di mana situasi kekurangan listrik dan air kemungkinan akan berdampak pada permintaan bahan bakar. Diperkirakan 1,4 juta barel per hari dari produksi minyak di kawasan itu masih putus, menurut regulator lepas pantai AS.
Juga di AS, data pasokan minyak mentah dari Badan Informasi Energi (EIA) hari Rabu menunjukkan penurunan sebanyak 7,169 juta barel dalam sepekan hingga 27 Agustus. Perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com telah memperkirakan penurunan sebanyak 3,088 juta barel, sementara penurunan sebanyak 2,979 juta barel terjadi pada minggu sebelumnya.
Data pasokan minyak mentah dari American Petroleum Institute (API) sehari sebelumnya menunjukkan penurunan sebanyak 4,045 juta barel.
Sumber : Reuters, Investing
Equityworld Futures
Comments