top of page

Equityworld Futures - Reli Asia Mulai Kehabisan Tenaga: Bursa & Mata Uang Melemah

  • Jan 8
  • 2 min read

Pasar Asia melemah

Pada Rabu (8/10/2025), reli signifikan yang terjadi di pasar Asia terhenti. MSCI Asia mencatat penurunan sebesar 1,2% dari level tertinggi dalam empat tahun. Sub-indeks ASEAN pun melemah: indeks Singapura (STI) turun 0,6%, Taiwan (TAIEX) terkoreksi, sementara IHSG dan KLSE masing-masing turun 0,2–0,3%. [indopremier.com]


Penyebab Pelambatan Reli

  1. Sentimen hati-hati global:

    • Kekhawatiran terhadap potensi government shutdown AS, juga minimnya data ekonomi terbaru, menciptakan suasana risk-off. [indopremier.com]

    • Poon Panichpibool (Krung Thai Bank) menjelaskan bahwa kehati-hatian di pasar AS dan Eropa turut membebani pasar Asia. [indopremier.com]

  2. Koreksi di sektor AI & semikonduktor:Market euphoria di sektor teknologi, AI, dan semikonduktor memudar, memicu aksi ambil untung dan penurunan di pasar seperti Taiwan dan Singapura. [indopremier.com]


Dampak Regional

  • Vietnam: Justru mencetak rekor tertinggi setelah masuk ke indeks MSCI Emerging Markets. [indopremier.com]

  • Filipina: IHSG bergerak berlawanan antara kenaikan 0,3%, sementara Malaysia dan Indonesia turun sekitar 0,3% dan 0,2%. [indopremier.com]


Mata Uang Emerging Markets Melemah

Mata uang di Asia sebagian besar melemah:

  • Dolar Singapura turun 0,2%

  • Rupiah melemah tipis

  • Ringgit & Dolar Taiwan juga terkoreksi


    Sedangkan peso Filipina justru menguat sekitar 0,1%. [indopremier.com]


Kebijakan Moneter Regional

Bank of Thailand:

  • Memutuskan menahan suku bunga acuan, bertolak belakang dengan ekspektasi pasar yang menginginkan penurunan 0,25 poin persentase.

  • Alasan utama: mendukung pemulihan ekonomi yang masih rapuh, sambil menjaga fleksibilitas kebijakan. [indopremier.com]


Kesimpulan

Reli pasar Asia yang sebelumnya didorong euforia sektor teknologi dan semikonduktor kini mengalami koreksi. Dampaknya terasa di indeks saham regional, mata uang, hingga kebijakan moneter di Asia Tenggara. Investor disarankan waspadai volatilitas lanjutan, terutama terkait data AS, risiko shutdown, dan arah kebijakan bank sentral.


Sumber: Newsmaker

 
 
 

Comments


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

© 2023 by Annex. Proudly created with Wix.com

  • Grey Twitter Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Google+ Icon
  • Grey Instagram Icon
bottom of page