Equityworld Futures - Perak Melonjak di Tengah Defisit Dan Permintaan Industri
- Dec 16, 2025
- 3 min read

š Latar Belakang: Defisit Pasokan yang Terus Membengkak
Pasar perak global terus mencatat defisit, yakni jumlah permintaan melebihi pasokan, sejak lima tahun terakhir. Menurut World Silver Survey 2025, defisit ini mencapai 117,6 juta ons, menurun sekitar 21% dari 200,6 juta ons pada tahun sebelumnya, namun tetap mencerminkan kondisi kekurangan pasokan yang signifikan. [whaleempire.com], [goldsilver.com]
Defisit ini bukan suatu fenomena sementara, melainkan mencerminkan pergeseran struktural dalam dinamika pasar. Bahkan dengan sedikit kenaikan produksi tambang ā hanya sekitar 2% ā dan penurunan permintaan secara keseluruhan, selisihnya tetap besar. [whaleempire.com], [goldsilver.com]
Permintaan Industri yang Meroket
Salah satu faktor pendorong terbesar defisit ini adalah permintaan industri. Di 2025, penggunaan perak dalam sektor industri diproyeksikan mencapai lebih dari 700 juta ons, mencetak rekor tahunan baru. [silverinstitute.org], [globenewswire.com]
Sektor Energi Terbarukan
Pertumbuhan pesat dalam instalasi panel surya menjadi penggerak utama. Setiap panel membutuhkan sekitar 20 gram perak, dengan total kapasitas PV global diperkirakan mencapai rekor lagi di 2025. Hal ini menempatkan perak sebagai bahan kunci dalam transisi energi hijau. [silverinstitute.org], [news.metal.com]
Elektrifikasi Kendaraan
Meskipun pertumbuhan kendaraan listrik mungkin melambat, investasi infrastruktur charging dan peningkatan fitur elektronik tetap menambah permintaan. Perak menjadi komponen penting dalam konduktor, sensor, dan sistem kelistrikan kendaraan modern. [silverinstitute.org], [globenewswire.com]
Elektronik & Teknologi AI
Kebutuhan perak juga tumbuh di sektor elektronik konsumen dan aplikasi AI. Peranannya dalam konduktivitas listrik membuat logam ini tak tergantikan dalam banyak perangkat modern. [silverinstitute.org], [news.metal.com]
Investasi & Sentimen Pasar
Selain digunakan sebagai bahan industri, perak juga berperan sebagai aset lindung nilai (safe haven). Gejolak geopolitik, kekhawatiran tarif perdagangan, serta ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS mendukung kenaikan harga perak sejak awal tahun 2025. [silverinstitute.org], [globenewswire.com]
Meskipun ketidakpastian ekonomi di China sempat menahan permintaan, investor global beralih ke perak saat dolar AS melemah dan inflasi tinggi, menyebabkan arus masuk ke CME warehouse meningkat. [silverinstitute.org], [globenewswire.com]
World Silver Survey juga mencatat penurunan permintaan investasi di pasar barat, meski India mencatat kenaikan 21% di 2024. Namun, penurunan itu tidak serta merta melemahkan harga karena tekanan fundamental dari defisit dan permintaan industri yang kuat. [goldsilver.com]
Harga Perak & Proyeksi
Harga perak rata-rata sekitar US$28,27/ozĀ pada 2024, meningkat 21% YoY dan menjadi level tertinggi sejak 2012. Proyeksi untuk 2025 menunjukkan arah yang positif, karena defisit tetap besar dan beberapa analis memperkirakan harga bisa melonjak mencapai US$35ā40/ozĀ menjelang kuartal ketiga 2025. [goldsilver.com]Ā [whaleempire.com]
Dengan defisit diperkirakan masih berada di kisaran 117 juta ons, tekanan ke arah kenaikan harga masih kuat, apalagi jika suku bunga AS merosot dan tender geopolitik makin intensif. [whaleempire.com], [goldsilver.com]
Tantangan & Risiko
Meski begitu, risiko tetap ada. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Ancaman ekonomi Tiongkok: Perlambatan ekonomi globalākhususnya di negara seperti Tiongkokāberpotensi menurunkan permintaan perak, terutama dari segmen elektronik dan energi terbarukan. [silverinstitute.org], [globenewswire.com]
Substitusi teknologi: Seiring penelitian dan inovasi, mungkin ditemukan alternatif pengganti perak di beberapa aplikasi industri. Namun hingga kini, perak masih unggul dalam konduktivitas. [news.metal.com]
Perubahan kebijakan moneter: Jika The Fed menunda pemangkasan suku bunga atau kembali hawkish, dolar AS bisa menguat, menekan harga komoditas logam mulia termasuk perak. [silverinstitute.org], [goldsilver.com]
Kesimpulan
Lonjakan harga perak saat ini adalah hasil dari tekanan ganda: defisit pasokan strukturalĀ dan permintaan industri yang sangat kuat, terutama dari sektor energi hijau, otomotif elektrik, dan elektronik maju. Ditambah dengan peran perak sebagai aset lindung nilai, harga mengalami tren kenaikan yang signifikan dan berpotensi mencapai US$40/oz dalam jangka menengah.
Namun, dinamika globalāseperti kondisi ekonomi dunia, potensi substitusi, dan perubahan kebijakan moneterātetap menjadi elemen yang harus diawasi oleh pelaku pasar. Di tengah kondisi ini, perak muncul sebagai aset strategis dengan fundament yang solid dan prospek jangka panjang yang cerah
Sumber: Newsmaker.id, ewfpro




















Comments