top of page

Equityworld Futures - Emas Naik: Pasar Bertaruh pada Pemangkasan Suku Bunga The Fed

  • Sep 29, 2025
  • 3 min read

Optimisme Pasar terhadap Siklus Pemangkasan Suku Bunga

Harga emas kembali mencatat kenaikan pada sesi awal Asia, didorong oleh ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed). Setelah keputusan pemangkasan sebesar 25 basis poin (bps) yang diumumkan pada hari Rabu, mayoritas pejabat The Fed memperkirakan akan ada setidaknya dua kali pemangkasan tambahan hingga akhir tahun. Langkah ini menandai dimulainya siklus pelonggaran moneter yang dinanti oleh pelaku pasar.

Menurut laporan riset dari ANZ Research, investor menyambut baik sinyal awal dari siklus pemangkasan tersebut. Logam mulia seperti emas, yang tidak memberikan imbal hasil, menjadi lebih menarik ketika suku bunga turun karena biaya peluang untuk memegang aset non-yielding menjadi lebih rendah.

Harga Emas Sentuh Rekor Baru

Kebijakan pelonggaran yang diumumkan oleh The Fed langsung berdampak pada lonjakan harga emas. Pada hari Rabu (18/9), harga emas melonjak ke rekor tertinggi, menembus level $3.700 per ons. Reli ini dipicu oleh meningkatnya taruhan pasar terhadap penurunan suku bunga yang berkelanjutan, serta pelemahan dolar AS yang menyertai keputusan tersebut.

Namun, setelah mencapai puncaknya, harga emas mengalami koreksi ringan. Pada sesi berikutnya, emas bergerak menjauh dari level tertinggi dan sempat turun di bawah $3.665 per ons. Meskipun demikian, harga tetap bertahan di kisaran tinggi, menunjukkan bahwa sentimen bullish terhadap emas masih kuat.

Pernyataan Powell dan Respons Pasar

Meski pasar menyambut baik pemangkasan suku bunga, pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, dinilai kurang dovish dibandingkan ekspektasi. Powell menekankan bahwa pelonggaran lanjutan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk, dan tidak memberikan sinyal kuat mengenai pemangkasan agresif dalam waktu dekat.

Respons pasar terhadap pernyataan Powell cukup beragam. Sebagian investor menilai bahwa sikap hati-hati tersebut dapat membatasi ruang gerak emas dalam jangka pendek. Namun, dengan inflasi yang masih terkendali dan pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda pelemahan, ekspektasi terhadap pelonggaran tetap tinggi.

Dampak Terhadap Dolar dan Imbal Hasil Obligasi

Pemangkasan suku bunga oleh The Fed juga berdampak pada pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi Treasury. Kombinasi ini secara historis merupakan katalis positif bagi harga emas. Dolar yang lebih lemah membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sementara imbal hasil yang rendah meningkatkan daya tarik aset safe haven seperti emas.

Pada Kamis (18/9), harga emas spot tercatat naik 0,3% menjadi $3.668,57 per ons. Meskipun kenaikan ini relatif kecil, hal tersebut mencerminkan stabilitas harga emas di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter ke depan.

Prospek Ke Depan: Fokus pada Data Ekonomi

Ke depan, arah harga emas akan sangat bergantung pada data ekonomi AS, terutama inflasi dan pasar tenaga kerja. Jika data menunjukkan pelemahan lebih lanjut, maka peluang pemangkasan suku bunga tambahan akan meningkat, yang pada gilirannya akan mendukung harga emas.

Selain itu, ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar global juga menjadi faktor eksternal yang dapat mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai. Dalam kondisi ketidakpastian, investor cenderung beralih ke aset safe haven untuk melindungi portofolio mereka.

Kesimpulan: Emas Tetap Menarik di Tengah Ketidakpastian

Kenaikan harga emas baru-baru ini mencerminkan optimisme pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed. Meskipun pernyataan dari Ketua Powell memberikan nuansa kehati-hatian, prospek pemangkasan suku bunga tetap menjadi pendorong utama bagi harga emas.

Dengan latar belakang fundamental yang mendukung dan kondisi pasar yang masih diliputi ketidakpastian, emas diperkirakan akan tetap menjadi pilihan investasi yang menarik. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan kebijakan The Fed dan data ekonomi yang relevan guna mengambil keputusan investasi yang tepat.

Sumber: Dow Jones Newswires, ewfpro

 
 
 

Comments


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

© 2023 by Annex. Proudly created with Wix.com

  • Grey Twitter Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Google+ Icon
  • Grey Instagram Icon
bottom of page