top of page

Equityworld Futures | Dolar Menguat Tipis Jelang Data PCE, Ketegangan Iran Jadi Penopang

  • Mar 6
  • 2 min read

Dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencatat penguatan tipis menjelang rilis data ekonomi penting, termasuk indeks Personal Consumption Expenditures (PCE)—indikator inflasi utama yang menjadi acuan kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Selain faktor ekonomi, meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah juga turut mendorong permintaan terhadap aset aman (safe haven), sehingga menopang penguatan greenback.

Menurut laporan, Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,1%, memperpanjang momentum positif menjadi hari kelima berturut-turut. Kenaikan dolar ini terjadi di tengah sentimen global yang lebih berhati-hati, baik dari sisi kebijakan moneter maupun situasi geopolitik.


Tekanan bagi Dolar Selandia Baru

Sementara itu, dolar Selandia Baru (NZD) justru melemah setelah pernyataan Gubernur bank sentral Anna Breman. Ia menegaskan bahwa ekonomi Selandia Baru masih memiliki ruang untuk pulih tanpa menciptakan tekanan inflasi yang berlebihan. Pernyataan ini dipandang sebagai sinyal bahwa Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) tidak melihat urgensi untuk memperketat kebijakan moneter lebih jauh.

Pernyataan tersebut membuat NZD/USD turun 0,3% ke level 0,5955. Mata uang Australia (AUD) juga turut melemah 0,2% ke 0,7041.


Dolar Masih Didukung, Namun Punya Kelemahan Struktural

Richard Franulovich dari Westpac menyebut bahwa kombinasi data ekonomi AS yang membaik—termasuk penurunan klaim pengangguran—ditambah dengan sikap The Fed yang lebih berhati-hati serta tensi antara AS dan Iran, menjadi alasan dolar bergerak solid sepanjang pekan ini.

Namun, Franulovich juga menekankan bahwa dolar tetap memiliki kelemahan struktural. Hal ini membuka peluang bagi investor jangka panjang, seperti dana pensiun, untuk melakukan aksi jual saat dolar berada pada posisi kuat.


Pergerakan Mata Uang Utama

Beberapa pasangan mata uang utama turut menunjukkan pergerakan signifikan:

  • NZD/USD: turun 0,3% ke 0,5955

  • AUD/USD: turun 0,2% ke 0,7041

  • USD/JPY: naik 0,2% ke 155,31

  • EUR/USD: turun 0,2% ke 1,1752

Penguatan USD terhadap yen dan euro mencerminkan sikap pasar yang masih mencari aset aman dan menunggu kepastian dari data ekonomi AS.


Pasar Obligasi Masih Stabil

Di pasar obligasi, yield US Treasury tenor 10 tahun bergerak stabil di sekitar 4,07%. Stabilnya imbal hasil ini menunjukkan bahwa pelaku pasar cenderung menahan diri menjelang rilis data PCE, yang dapat memberikan petunjuk lebih jelas mengenai arah kebijakan The Fed ke depan.


Sumber: Newsmaker.id

 
 
 

Comments


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

© 2023 by Annex. Proudly created with Wix.com

  • Grey Twitter Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Google+ Icon
  • Grey Instagram Icon
bottom of page