top of page

PT Equtiwyrold Futures - Pound vs Dollar Flat, Sinyal Waspada Dari Bank Sentral

  • Dec 31, 2025
  • 3 min read

Pada penutupan perdagangan Asia, Rabu (31 Desember 2025), pasangan mata uang GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465, menunjukkan tren yang relatif flat dalam volume perdagangan yang tipis akibat libur Tahun Baru. [newsmaker.id]


Konteks Pergerakan Pasar Menjelang Libur

Pergerakan GBP/USD yang datar sekitar 1,3465 pada perdagangan pagi Asia mencerminkan kurangnya aktivitas pasar signifikan, karena pelaku pasar menahan diri menjelang pergantian tahun. Volume yang rendah membuat mata uang cenderung stagnan, tanpa tekanan besar dari salah satu pihak. [newsmaker.id]


Sinyal dari Bank of England: “Downward Bias”

Pada pertemuan kebijakan terakhir bulan Desember, Bank of England (BoE) menurunkan suku bunga menjadi 3,75%, level terendah dalam hampir tiga tahun. [newsmaker.id]

  • Gubernur Andrew Bailey menyatakan bahwa arah kebijakan masih cenderung diturunkan, namun besaran pemotongan di masa depan semakin sulit diprediksi. [newsmaker.id]

  • Pasar saat ini memperkirakan setidaknya satu pemotongan tambahan di paruh pertama tahun 2026, dan tidak menutup kemungkinan terjadi pemangkasan lebih banyak mendekati akhir tahun. [newsmaker.id]

Pengumuman BoE ini memberikan dukungan moderat bagi pound, meskipun tetap dibayang-bayangi ketidakpastian mengenai langkah kebijakan selanjutnya.


Kebijakan Moneter Federal Reserve yang Hati-hati

Sementara itu di AS, Federal Reserve (The Fed) juga melonggarkan kebijakan dengan pemangkasan bunga sebesar 25 basis poin pada Desember kemarin. Namun, nada pernyataan dari rapat tersebut menunjukkan sikap yang lebih hati-hati. [newsmaker.id]

  • Risalah rapat menyarankan beberapa pejabat memilih untuk menahan suku bunga, sambil menunggu tanda-tanda inflasi benar-benar mereda. [newsmaker.id]

  • Akibatnya, pasar melihat peluang tinggi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga saat pertemuan Januari, dan hal ini berpotensi menjaga dolar tetap kuat atau setidaknya tidak melemah secara tajam. [newsmaker.id]


Dampak Terhadap GBP/USD dalam Jangka Pendek

Karena dua bank sentral – BoE dan The Fed – menunjukkan sikap berhati-hati, pasangan GBP/USD pun cenderung bergerak sideways dalam rentang sempit.

  • Prospek pemangkasan bunga di Inggris memberikan support bagi pound.

  • Namun, sikap hati-hati The Fed dalam meredam inflasi menekan dolar dari pelemahan tajam. [newsmaker.id]

Secara keseluruhan, pasar memperkirakan bahwa GBP/USD akan tetap flat dalam jangka pendek, khususnya selama dua bank sentral tersebut belum memberikan sinyal perubahan strategi yang jelas.


Ekonomi Inggris dan AS: Apa yang Dilihat Pasar?

Pasar kini menunggu lebih banyak petunjuk dari kedua ekonomi besar ini:

  • Inflasi dan data ekonomi Inggris menjadi fokus, apakah perlu pemangkasan lebih lanjut dari BoE.

  • Di sisi AS, perhatian tertuju pada data inflasi dan ketenagakerjaan yang membantu The Fed untuk memutuskan apakah suku bunga perlu dipertahankan.

Kedua faktor ini akan menentukan pergerakan GBP/USD selanjutnya: apakah akan meneruskan tren sideways atau breakout ke atas atau bawah.


Proyeksi dan Rekomendasi Pasar

Berdasarkan kondisi saat ini, berikut proyeksi yang dapat dijadikan acuan:

  • Support dan Resistance: GBP/USD kemungkinan bergerak dalam kisaran sempit, sekitar 1,3400–1,3500.

  • Sentimen pasar masih konservatif, menghindari posisi besar sampai ada data ekonomi kuat atau perubahan nada bank sentral.

  • Risiko jangka pendek: pergerakan mendadak bisa terjadi jika salah satu bank sentral memberikan sinyal lebih dovish atau hawkish daripada perkiraan pasar.


Indikator Teknis dan Sentimen Trader

Analisis teknikal saat ini menunjukkan beberapa hal penting:

  • Support kuat berada di sekitar 1,3400, menandakan minat beli jika pair turun ke level itu.

  • Resistance di kisaran 1,3500–1,3520. Jika ditembus dengan volume tinggi, maka kemungkinan trend naik jangka pendek akan terbuka.

Indikator teknikal seperti stochastic atau RSI turut menunjukkan bahwa pasangan ini sedang dalam fase netral, menuntut katalis kuat untuk bergerak.


Outlook Menjelang Pertemuan The Fed Januari

Rapat The Fed Januari menjadi katalis utama selanjutnya.

  • Jika The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga, dolar bisa melemah, memberi ruang bagi pound untuk menguat.

  • Sebaliknya, jika The Fed mengejutkan pasar dengan nada hawkish atau menyiratkan pemangkasan lebih lambat, maka GBP/USD bisa mengalami koreksi ke bawah.


Kesimpulan

  1. Pasar Datar: GBP/USD bertahan di kisaran sekitar 1,3465, bersifat sideways karena volume tipis jelang libur. [newsmaker.id]

  2. Dukungan BoE: Pemangkasan bunga menjadi 3,75%, dengan sinyal arah penurunan tetap ada. [newsmaker.id]

  3. The Fed Hati-hati: Meskipun dipangkas, The Fed menunjukkan kehati-hatian melalui risalahnya. [newsmaker.id]

  4. Sentimen Konservatif: Trader cenderung menunggu sinyal kuat dari bank sentral.

  5. Risiko Tinggi Menunggu Data: Rapat The Fed dan data ekonomi selanjutnya jadi penentu arah pergerakan pasar.

Dengan demikian, GBP/USD akan tetap terjaga dalam kisaran sempit dalam waktu dekat, kecuali ada perubahan kebijakan yang signifikan dari BoE atau The Fed. Para trader dan investor disarankan untuk memperhatikan perkembangan data inflasi dan pernyataan pejabat bank sentral sebagai indikator utama arah pasar selanjutnya.


Sumber: Newsmaker.id

 
 
 

Comments


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

© 2023 by Annex. Proudly created with Wix.com

  • Grey Twitter Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Google+ Icon
  • Grey Instagram Icon
bottom of page